yang membatalkan shalat

11 Hal Yang Membatalkan Shalat Lengkap dengan Penjelasannya

Hal yang membatalkan shalat ada beberapa dan tidak hanya satu. Beberapa mungkin ada yang sudah tahu mungkin ada juga yang belum tentang apa-apa saja yang membatalkan sholat. Setiap muslim yang menjalankan shalat haruslah khusyuk dan ikhlas karena Allah semata. Shalat merupakan tiang agama karena itu dalam melaksanakan shalat tidak boleh asal-asalan.

Yang Membatalkan Shalat

Melaksanakan shalat tidak hanya soal menjalankan syarat dan rukun shalat saja, tapi juga harus tahu hal-hal yang membatalkannya. Akan menjadi tidak sah bila seseorang sengaja atau tidak melakukan hal-hal yang membatalkan shalat selain kurangnya mengerjakan rukun shalat. Berikut ini sesuatu yang termasuk membatalkan shalat.

1. Berbicara dengan Sengaja

Saat shalat kita kita tidak diperbolehkan berbicara selain membaca bacaan sholat. Berbicara selain bacaan shalat dapat membatalkan hal ini sesuai dengan hadits dari Muawiyah bin Hakan As Sulami ra. Bahwasannya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

والذي يبطل الصلاة أحد عشر شيئا: الكلام العمد والعمل الكثير المتوالي والحدث وحدوث النجاسة وانكشاف العورة وتغير النية واستدبار القبلة والأكل والشرب والقهقهة والردة

“Sungguh shalat ini tidak pantas di dalamnya terdapat sesuatu dari perkataan manusia. Perkataan yang pantas hanyalah tasbih, takbir, dan bacaan Al Qur’an.” [HR. Muslim]

2. Banyak Melakukan Gerakan Diluar Rukun Shalat

Saat sedang melakukan shalat sebuah gerakan atau aktivitas diluar rukun (yang bukan gerakan sholat) akan membatalkan apa bila dilakukan berulang kali secara berturut-turut. Misalnya saja menggaruk-garuk, menggoyangkan kaki, atau bergeser-geser lebih dari tiga kali. Beberapa ulama berpendapat jika gerakan tersebut masih dilakukan dibawah tiga kali maka diperbolehkan dan tidak membatalkan shalat.

3. Berhadas yang Membatalkan Shalat

Memiliki hadas saat sholat tentu membatalkan karena sebelum shalat saja kita dianjurkan untuk bersuci dari hadas dengan berwudhu. Baik itu hadas kecil maupun hadas besar sama-sama membatalkan. Misalnya saja saat sedang shalat tiba-tiba terkentut atau keluar darah haid. Seketika itu pula maka sholatnya menjadi batal karena salah satu syarat sahnya sholat adalah suci dari hadas.

4. Terkena Najis

Jika ditengah shalat tiba-tiba saja ada cicak buang kotoran yang masih basah dan mengenai baju, mukena, atau bahkan badan kita maka itu batal. Namun apabila najis itu kering dalam artian kotorannya sudah lama dan tiba-tiba jatuh, tapi langsung dikibaskan sehingga najisnya hilang shalatnya tidak batal.

5. Terbukanya Aurat yang Membatalkan Shalat

Aurat haruslah tertutup apalagi saat menjalankan ibadah. Bila aurat terlihat baik disengaja maupun tidak dan tidak dibenahi maka sholatnya akan batal. Jika auratnya terbuka karena kibasan angin dan semacamnya, tapi langsung ditutup atau dibenahi maka tidak membatalkan.

6. Berubahnya Niat yang Membatalkan Shalat

Ditengah-tengah shalat tiba-tiba berniat keluar dari sholat maka saat itu juga ibadahnya menjadi batal. Misalnya saja saat sedang beribadah tiba-tiba ada tamu yang mengetuk pintu atau merasa ingin buang hajat sehingga ingin segera selesai shalat dan memepercepatnya maka itu batal.

7. Membelakangi Kiblat

Salah satu syarat sah sholat adalah mengahadap kiblat, maka bila kita sholat tidak menghadap maka batal ibadah kita. Meskipun tidak sadar atau tidak disengaja bila mengerjakan sholat tidak menghadap kiblat shalatnya harus diulang.

8. Makan dan Minum

Hal-ahal yang membatalkan puasa juga membatalkan sholat, seperti makan dan minum. Meskipun hanya sedikiit tetap membatalkan kecuali tidak tahu, misalnya saja seorang mualaf yang baru masuk Islam.

9. Tertawa yang Membatalkan Shalat

Tertawa dalam sholat itu dilarang. Beberapa ulama berpendapat, jika tertawanya hanya sebatas senyum dan tidak menampakkan gigi serta suara maka tidak membatalkan. Pendapat tersebut juga diungkapkan oleh Imam Syafi’i.

10. Mengacaukan Rukun Sholat

Menambah atau memotong rukun sholat secara sengaja juga akan membatalkan sholat. Misalnya saja sebelum gerakan rukuk sudah sempurna langsung melakukan i’tidal. Contoh lain menambah gerakan rukuk atau sujud juga membatalkan.

11. Murtad

Keluar dari agama Islam atau murtad jelas membatalkan shalat. Baik itu dari ucapan maupun tindakan tetap membatalkan.

Leave a Reply