Sejarah Peradaban Islam | Bukti Islam Agama yang Besar

Sejarah Peradaban Islam – Peradaban Islam merupakan Peradaban yang termasyhur dan paling modern sebelum adanya peradaban Barat. Hal tersebut tak lain akibat adanya pengaruh dari para ilmuwan-ilmuwan Muslim. Pada masa peradaban Islam tentu Umat Islam sangatlah berjaya, tapi bukan berarti umat agama lain disingkirkan. Islam tidak pernah memilih-milih dengan orang apa kita bermuamalah apalagi yang hubungannya dengan duniawi.

Sejarah Peradaban Islam

Agama apapun dipandang sama dengan hak yang sama pula di dalam Islam. Berkembangnya agama Islam sejak abad ke 7 Masehi silam ikut mewarnai sejerah peradaban dunia. Bahkan pesatnya perkembangan peradaban Islam bisa mengalahkan peradaban yang ada sebelumnya di berbagai belahan dunia.

Tidak salah rasanya bila peradaban Islam dianggap sebagai salah satu peradaban yang memiliki pengaruh paling besar di dunia. Hingga kini sisa-sisa peradaban Islam yang sempat berjaya di masa lalu masih dapat ddisaksikan dan dirasakan. Baghdad, Andalusia, Mesir, Ottoman, Damaskus, Persia, Kuffah, Syiria, dan beberapa negara lainnya banyak meninggalkan sejarah peradaban Islam.

Terdapat dua penyebab yang melatar belakangi proses pertumbuhan peradaban Islam, yaitu faktor dari dalam dan dari luar Islam. Faktor pendukun dari dalam Islam adalah Al Quran dan Sunnah yang menjadi sumber kebudayaan dan peradaban Islam itu sendiri. sedangkan faktor dari luar adalah semangat persatuan dan perluasa ajaran agama dalam penyebaran Islam di Dunia.

Hal inilah yang mendasari perkembangan peradaban Islam baik itu kebudayaannya, arsitekturnya, ada istiadat, hingga ilmu pengetahuan. Tak hanya itu berkembangnya peradaban ini juga karena Islam meletakkan dasar-dasar kepercayaan murni hanya kepada Allah ta’ala.

Peradaban Islam sudah sangat maju dan tertata bahka sejak zaman Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Sebut saja adanya istana, kantor pemerintahan, bangunan untuk pertahanan militer, dan tentunya masjid. Departemen-departemen yang mengurus urusan negara juga dibuat sendiri-sendiri sesuai kepentingan pemerintahan dan masyarakat.

Mulai dari departemen masalah politik (Nizham al Siyasy), administrasi negara (Nizam Al Idary), departemen keuangan (nizam al Maali), angkatan perang (nizam al Harby), hingga urusan peradilan (nizam Al Qadl). Selain hal itu, pertumbuhan ilmu pengetahun juga tumbuh dan berkembang bahkan menjadi tuntunan bagi pengembangan ilmu pengetahuan di masa kini.

Bukti Bukti Peradaban Islam

Di Masa Keemasan Islam

Masa kejayaan Islam dimulai pada tahun 750 Masehi hingga 1258 Masehi ketika para ilmuwan, insinyur, serta filsuf Muslim banyak berkontribusi terhadap perkembangan peradaban dunia. Perkembangan peradaban Islam tak lepas dari identitas bangsa Arab yang gemar berdagang. Pengaruh dari para pedagang Muslim di jalur perdagangan dunia sangat besar sehingga peradaban Islam berkembang dan meluas ke seluruh penjuru dunia.

Berbeda dengan orang-orang Kristen, India, dan Cina yang membangun masyarakat berdasarkan kebangsawanan dan kepemilikan tanah Bangsa Arab justru makin termashur bila ia menjadi saudagar besar atas kerja kerasnya sendiri. pedagang Arab yang berdagang ke negara-negara di luar jazirah Arab membawa dagangan sekaligus berdakwah. Itulah mengapa peradaban Islam bisa semakin membesar dan berjaya.

Dunia Islam

Komunitas Muslim dunia yang kini populasinya kira-kira mencapai 1,8 Milyar orang tersebar di berbagai penjuru dunia. Dalam dunia Islam kita lebih sering menggunakan kata ummah untuk menyebut komunitas atau masyarakat Muslim. Bahasa yang dominan dalam dunia Muslim adalah bahasa Arab karena pegangannya, yaitu Quran menggunakan Bahasa Arab. Begitu juga dengan Rasul yang membawanya juga merupakan keturunan Bangsa Arab.

Meskipun dominan bahasa Arab bukan berarti setiap Muslim berkomunikasi dengan Bahasa Arab. Hanya dalam beribadah saja Muslim menggunakan bahasa Arab. Meskipun begitu Bahasa Arab sempat menjadi bahasa International sebelum di tetapkannya bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional.

Itu dikarenakan Bahasa Arab di gunakan untuk berkomunikasi hampir di seluruh dunia oleh pemerintahan Islam pada masa keemasannya. Mau tak mau penduduk setempat juga menggunakan bahasa Arab untuk berkomunikasi dan memahami apa-apa yang disampaikan para pedagang Arab.

Sejarah peradaban Islam mencatat orang-orang belajar berbagai ilmu pengetahuan dan kebudayaan dari para pedangan Arab. Untuk itu mereka mempelajari bahasa Arab agar paham dengan apa-apa yang disampaikan. Kitab-kitab diberbagai bidang ilmu pengetahuan di masa kejayaan Islam pun menggunakan bahasa Arab. Banyak dari kitab tersebut yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk dipelajari isinya.

Khilafah Islamiyah

Belakangan ini ramai perihal khilafah. Lalu sebenarnya apa itu khilafah dan bagaimana sistem kerjanya? Khilafah merupakan sistem pemerintahan umum dalam Islam yang didalamnya diberlakukan syariat Islam. Pemimpin khilafah disebut dengan Khalifah atau, Imam, atau Amirul Mukminin karena memimpin orang-orang mukmin (beriman).

Kepemimpinan seperti ini dilakukan dijaman Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan penerusnya dingga akhir abad pertengahan. Ketika sebuah negara khilafah berdiri tidak atas persetujuan semua umat Islam tidak boleh ada negara khilafah lain atau pembaiatan khalifah lainnya.

Praktik pemaksaan berdirinya negara khilafah di beberapa negara Arab sekarang ini adalah salah dan tidak sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah yang berisi tentang pembaiatan Khalifah. Sistem ini diterapkan di era awal-awal peradaban Islam.

Khilafah mirip dengan sistem pemerintahan kerajaan dan yang membedakan adalah Khalifah sebagai pemimpinnya dan syariat Islam sebagai dasar hukum pemerintahannya. Meskipun menanamkan syariat Islam bukan berarti seluruh penduduknya wajib beragama Islam, tapi wajib menerapkan syariat Islam.

Orang-orang yang bukan beragama Islam mendapatkan perlindungan yang sama dengan orang Muslim. Mereka tidak dibebankan untuk mengikuti ibadah Muslim termasuk juga zakat, tapi dikenakan hiyaz atau pajak. Praktek khilafah bukanlah sistem teokrasi dimana dalam sistem teokrasi aturan yang diterapkan adalah aturan Tuhan dari agama tertentu.

Pemimpin dalan sistem teokrasi sering dianggap sebagai ‘takdir’ atau penunjukkan oleh tuhan sedangkan seorang khalifah dipilih secara musyawarah oleh seluruh Umat Muslim. Para khalifah juga bukanlah orang suci yang bebas dari kesalahan dan dosa. Umat boleh mengoreksi dan bahkan menurunkan khalifah yang berkuasa jika kebijakan-kebijakannya menyimpang dari syariat Islam.

Struktur Khilafah

Didalam pemerintahan sistem khilafah terdapat struktur pemerintahan yang terorganisir. Mulai dari khalifah yang memimpin dan menjalankan pemerintahan sesuai syariah. Mu’aawunuun at Tafwidh yang merupakan wakil atau pembantu khalifah dalam urusan pemerintahan dan diangkat oleh khalifah.

Wuzaraa at tanfidz merupakan pembantu khalifah dalam bidang administrasi dan dimasa Rasulullah mereka disebut dengan Al Katib. Selanjutnya ada gubernur atau wali yang diangkat khalifah untuk memegang kekuasan suatu wilayah. Amirul Jihad atau departemen peperangan dan pertahanan dengan Amir al Jihad sebagai kepalanya.

Departemen keamanan dalam negeri yang di pimpin oleh kepala polisi dengan tugas menjaga keamanan dalam negara. Departemen luar negeri dimana instansi ini mengurusi seluruh urusan luar negeri terkait hubungan negara khilafah dengan negara-negara asing. Lalu ada departemen perindustrian, lembaga peradilan, kemaslahatan umum, baitul mal yang mengurus kas negara, lembaga penerangan yang bergerak dalam bidang dakwah, dan majelis umat atau majelis syura kalau di Indonesia mirip seperti MPR-DPR.

Itulah sedikit gambaran mengenai peradaban Islam yang mungkin bisa kita teladani agar kehidupan lebih baik lagi.

Leave a Comment