Tanda Tanda Kebesaran Allah yang Tertulis dalam Al Quran

Tanda Kebesaran Allah – Allah sebagai Tuhan semesta alam mempunyai banyak tanda-tanda kebesaran-Nya. Hal itu ditujukan agar kita sebagai hambanya semaki sadar dan tunduk kepada-Nya. Setiap yang ada di alam semesta merupakan bagian dari tanda kebesaran Allah. Tidak hanya itu, tanda-tanda kebesaran Allah juga merupakan sebuah petunjuk bahwasannya keberadaan Allah itu nyata adanya.

Tanda Kebesaran Allah

Seorang Muslim sudah seharusnya taat akan tanda-tanda kebesaran Allah dan apabila ia mengingkarinya maka ia termasuk bagian dari orang-orang kafir yang mendutai keberadaan Allah Subhanahu wa ta’ala. Wujud Allah tidak bisa kita lihat untuk itu Dia menunjukkan kebesaran-Nya lewat sesuatu yang nyata agar kita beriman kepada-Nya.

Semua yang ada di dunia ini sebenarnya merupakan bukti kebesaran Allah. entah itu makhluk hidup, lingkungan alam, maupun peristiwa alam. Al quran dan mukjizat para nabi lainnya juga merupakan tanda kebesaran Allah. di dalam al Quran sendiri telah disebutkan berbagai kebesaran Allah. mulai dari penciptaan alam semesta hingga penciptaan manusia.

Proses Penciptaan Alam Semesta

Proses pencipataan alam semesta telah Allah ceritakan di dalam beberapa ayat Al Quran. Terdapat penjelasan yang umum hingga terperinci. Berikut ini beberapa ayat di dalam Al Quran yang menyebutkan tentang proses penciptaan alam semesta sebagai tanda kebesaran-Nya. Mulai dari penciptaan langit, bumi, dan seisinya, seperti matahari, bulan, bintang beserta orabitnya dan gunung-gunung.

QS Al A’raf: 54

Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan, dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintahNya. Ingatlah menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah, Maha Suci Allah Tuhan semesta Alam.

QS Qaf: 38

وَلَقَدْ خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَمَا مَسَّنَا مِنْ لُغُوبٍ
Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa dan Kami tidak sedikitpun meresa letih.

Surat Hud ayat 7

Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa dan singgasana-Nya (sebelum itu) diatas air. Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati.” Niscaya orang-orang kafir itu akan berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”

Fushilat: 9 – 12

Katakanlah, “pantaskah kamu ingkar kepada Tuhan yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan pula sekutu-sekutu bagi-Nya? Itulah Tuhan seluruh alam (9).” Dan Mencipatakan dialamnya gunung-gunung yang kokoh diatasnya dan kemudian Dia berkahi, Dia tentukan (pula) makanan-makanan (bagi penghuninya) dalam empat masa, serta memadai untuk (memenuhi kebutuhan) mereka yang memerlukannya(10).

Kemudian Dia menuju ke Langit dan (langit) itu masih berupa asap, lalu Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi. “Datanglah kamu berdua menuruti perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa?” Keduanya menjawab, “Kami datang dengan patuh (11).”
Diciptakan-Nya tujuh langit dalam dua masa dan pada setiap langit Dia mewahyukan urusan masing-masing. Kemudian langit yang dekat (dengan bumi), Kami hiasi dengan bintang-bintang dan (Kami ciptakan itu) untuk memelihara. Demikianlah ketentuan Allah yang Maha perkasa lagi Maha Mengetahui (12).

Surat Al Anbiya: 30 – 33

Apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air. Maka mengapa mereka tidak beriman? (30). Kami telah menjadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh agar ia (tidak) guncang bersama mereka dan kami jadikan (juga) di sana jalan-jalan yang luas agar mereka mendapat petunjuk (31).

Dann Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara, namun mereka tetap berpaling dari tanda-tanda (kebesaran Allah) itu (matahari, bulan, angin, awan, dan lain-lain) [31]. Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan masing-masing pada garis edarnya (33).

Keberadaan Malaikat sebagai Tanda Kebesaran Allah

Malaikat adalah makhluk Allah yang diutus untuk tugas-tugas tertentu. Berikut ini dalil tentang keberadaan malaikat, wujud malaikat, serta ketaatan malaikat.

Surah Al Fatir ayat 1

الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۚ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Segala puji bagi Allah Pencipata langit dan bumi yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurusi berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Aisyah berkata bahwasannya Rasulullah ﷺ bersabda, “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang menyala-nyala, dan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah dicebutkan (ciri-cirinya) bagi kalian.” [HR Muslim]

Rasulullah ﷺ bersabda: “TIdak ada satu ruang selebar 4 jari, kecuali di sana ada malaikat yang sedang meletakkan dahinya bersujud kepada Allah.” [HR Ahmad]

Penciptaan Adam dan Manusia (Tanda Kebesaran Allah)

Bukti bahwa Allah Maha Besar adalah Dia tahu apa-apa yang telah diciptakan-Nya termasuk Adam dan anak cucunya (manusia). Dibawah ini dalil tentang adam dan penciptaan manusia.

Al Baqarah: 30

Ingatlah ketika Rabbmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan berbuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah. Padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Allah berfirman: Sungguh Aku Mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

Surah Al Baqarah : 31 – 32

Allah mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya kemudian dia mengemukakan kepada para malaikat dan berfirman. “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang benar orang-orang yang benar!”

Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, sesungghnya Engkaulah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Allah berfirman, “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini!” Maka setelah Adam memberitahukan kepada meerka nama-nama benda itu Allah berfirman. “Bukankah sudah ku katakan kepadamu bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi serta mengetahui apa yang kamu tamppakkan dan apa yang kamu sembunyikan.”

Al Mu’min: 67

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا ۚ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّىٰ مِنْ قَبْلُ ۖ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Dia-lah yang mencipatakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu segumpal darah. Kemudian dilahirkan olehNya kamu sebagai seorang anak. Kamu dibiarkan hidup supaya kamu bisa sampai kepada masa (dewasa) kemudian (dibiarkan hidup lagi) sampai tua diantara kalian ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahaminya.

Leave a Comment