Pengertian Yaumul Hasyr Serta Gambaran Hari Kebangkitan

Pengertian Yaumul Hasyr – Kiamat adalah akhir dari segala kehidupan di muka bumi, setiap makhluk yang bernyawa akan mati dan kembali kepada-Nya.

Ketika hari itu datang maka tidak ada satu orang pun yang sanggup menghindarinya. Tidak akan yang menjadi penolong bagi yang lainnya, semua sibuk menyelamatkan diri masing-masing,

Proses kiamat digambarkan terjadi sangat cepat. Umpama seseorang sedang menyuapkan makan ke mulutnya, namun tidak sempat menikmati makanannya. Saat sangkakala ditiup maka musnahlah seluruh kehidupan, tak ada yang tersisa.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَىْءٌ عَظِيمٌ

Artinya: “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).” (QS. Al-Hajj: 1).


Kehidupan Setelah Kiamat


dictio.id

Lalu kemana perginya kita setelah kiamat nanti?

Setelah sangkakala ditiup untuk kedua kalinya, kita akan dibangkitkan dari kematian yang disebut sebagai hari kebangkitan (Yaumul Ba’as). Pada hari tersebut keadaan manusia beragam mencerminkan segala perbuatannya selama di dunia.

Kemudian pada hari penyesalan (Yaumul Hasyr) kita akan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk diadili. Segala perbuatan akan dihitung baik dan buruknya dan setiap manusia bertanggung jawab untuk masing-masing perbuatannya.

Gambaran Yaumul Hasyr

Hari dimana matahari berada tepat di atas kepala manusia hanya berjarak sekitar 2 mata busur panah, sungguh panas seolah-olah kita akan terbakar dibuatnya.

Pada hari menunggu peradilan tersebut setiap manusia disibukkan dengan dirinya masing-masing. Tak ada lagi yang namanya tolong menolong ataupun bertegur sapa, semua sibuk memikirkan amal perbuatannya semasa di dunia.

Ketakutan luar biasa akan dirasakan oleh golongan orang-orang yang selalu mendustakan ayat-ayat Allah. Keringat mengalir deras karena panasnya matahari yang membakar kulit mereka.

Berbeda halnya dengan golongan orang-orang beriman, mereka terlindungi dari panasnya sinar matahari serta mendapatkan syafaat Baginda Nabi Muhammad SAW. Semoga kita tergolong ke dalam orang-orang yang memperoleh syafaat di yaumul akhir nanti. Aamin Ya Rabbal ‘Alamin.

Pengertian Yaumul Hasyr

Pengertian Yaumul Hasyr atau Yaumul Mahsyar adalah peristiwa dimana semua makhluk dikumpulkan di Padang Mahsyar menunggu peradilan dan akan dihisab oleh Allah SWT semua amalan dan perbuatannya semasa hidup.

Yaumul Hasyr terjadi setelah hari kebangkitan (Yaumul Ba’as), dimana semua yang sudah mati dibangkitkan kembali dari kuburnya.

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَن فِي الْقُبُورِ

Artinya: “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.” (QS. Al-Hajj: 7).

Semua disini mencakup semua makhluk yang ada di muka bumi ini sejak zaman Nabi Adam AS. Tanpa terkecuali, sehingga pada saat itu tidak terbayangkan betapa mengerikannya diadili bagi mereka yang tidak pernah mendengarkan perintah Allah semasa hidupnya.

Padang Mahsyar sendiri digambarkan sebagai sebuah daratan luas di negeri akhirat, tidaklah tinggi dan tidak juga rendah. Ada pula sebagian sumber yang menggambarkan tempat tersebut berpasir layaknya sebuah gurun.

Pertolongan (Syafaat) di Yaumul Mahsyar

Beberapa sumber menyebutkan bahwa pada hari kebangkitan nanti setiap kita akan menjumpai dua perkara, yaitu Al Haudh (Telaga Rasulullah SAW) bernama Al-Kautsar dan Asy Syafa’ah.

Al Kautsar adalah satu-satunya telaga yang ada di Padang Mahsyar, dimana telaga tersebut merupakan satu-satunya sumber air di kala panas matahari sudah di ubun-ubun. Hanya golongan tertentu yang bisa meminum air dari telaga tersebut.

Tentu saja golongan tersebut adalah golongan orang-orang yang semasa hidupnya selalu mengerjakan perintah Allah dan menjauhi larangan Nya.

Lalu apa itu Asy Syafaah?

Secara bahasa Asy Syafaah artinya penggenapan, dimana seorang hamba mendapat pertolongan dari Allah SWT melalui Rasul-Nya. Syafaat inilah yang nantinya akan memudahkan perjalanan kita menuju ke surga Allah.

Syafaat juga akan mempermudah kita dalam melalui proses peradilan. Bahkan bagi mereka yang semasa hidupnya senantiasa beramal sholeh syafaat akan memudahkannya untuk masuk ke surga Allah tanpa harus dihisab.


Semoga di akhirat nanti siksa kubur kita diringankan, timbangan kita diberatkan ke sebelah kanan, serta menjadi bagian dari mereka yang memperoleh syafaat Baginda Rasul Muhammad SAW. Aamiin.

Leave a Comment