Arti Baraka Allahu Lakuma | Sebagai Doa dan Kata Mutiara Pernikahan

Arti Baraka Allahu Lakuma – Kalimat ini disebut juga dengan kalimat doa, paling sering ditujukan kepada pasangan pengantin baru yang akan membina bahtera rumah tangga. Dimana Islam menganjurkan sesama muslim untuk saling mendoakan dalam kebaikan agar mendapatkan hidayah dan rahmat dari Allah SWT.

Jika dipenggal per kata, ucapan “Barakallah” adalah doa yang secara umum dapat digunakan untuk memberikan selamat. Seperti ucapan selamat ulang tahun “Barakallah fi umrik”, serta ucapan “Barakallah” yang dapat digunakan untuk berbagai konteks.

Mulai dari memberikan selamat untuk teman pasca melahirkan, selamat untuk teman yang baru menyelesaikan ujian, selamat untuk syukuran rumah baru, dan berbagai perhelatan lain yang sifatnya memanjatkan syukur atas rahmat Allah SWT.


Penjelasan Arti Baraka Allah Lakuma


thelenstory.com

Barakallah adalah ekspresi seseorang dalam mendoakan setiap kebaikan bagi saudaranya sesama muslim. Layaknya doa sapu jagat, meskipun singkat kalimat “Baraka Allah atau Barakallah” mengandung makna yang sangat mulia untuk kebaikan untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat nanti.

Kalimat yang mengandung arti “Semoga mendapatkan berkah dari Allah” ini sering digabungkan dengan kalimat tambahan yang lebih spesifik. Salah satunya yaitu sering digunakan untuk memberikan selamat kepada pengantin baru.

Secara bahasa arti Baraka Allahu Lakuma (بارك الله لكما ) adalah “Semoga berkah Allah dilimpahkan kepada kalian”. Tentu saja arti ucapan yang sekaligus doa ini sangat umum jika dimaknai lebih mendalam.

Islam mengajarkan kepada kita untuk memberi ucapan kepada pengantin yang baru menikah dengan ucapan yang mengandung doa. Untuk itu mari kita ganti ucapan happy wedding dan lain sebagainya dengan menyematkan doa “Barakallahu lakuma wa baaraka ‘alaikuma wa jama’a bainakumaa fi khoir”.

بارك الله لكما وبارك عليكما وجمع بينكما بخير

Doa atau ucapan ini dicontohkan dan sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Ucapan tersebut mengandung makna “Semoga Allah SWT memberkahi kalian berdua (pengantin laki-laki dan perempuan) dalam keadaan mudah maupun dalam keadaan sulit. Dan mengumpulkan kalian berdua senantiasa dalam kebaikan.”

Ucapan ini juga akan sering kita dengar dalam khutbah pernikahan, dimana yang berceramah tentu saja akan memberikan doa bagi pasangan pengantin. Khutbah nikah biasanya berisi tentang nasihat dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Nasihat dalam Khutbah Nikah

Menyinggung tentang khutbah nikah, berbeda dengan jenis khutbah lain yang juga disyariatkan agama, seperti khutbah jum’at, khutbah hari raya idul fitri dan idul adha, maupun khutbah lainnya. Khutbah nikah ini tidak dilaksanakan sebelum atau sesudah melaksanakan shalat.

Sesuai dengan namanya, khutbah nikah hanya dilakukan ketika ada prosesi pernikahan, atau secara spesifik adalah saat akad nikah. Saat khutbah kalimat “Barakallahu lakuma wa baaraka ‘alaikuma wa jama’a bainakumaa fi khoir” pasti diucapkan oleh penceramah.

Khutbah nikah diibaratkan sebagai pembukaan atau pendahuluan dalam akad nikah. Selain bersisi doa dan ucapan khutbah nikah juga berisi beberapa doa pujian dan syukur kepada Allah SWT, serta pembacaan beberapa ayat Al-Qu’an.

Hukum untuk melaksanakan khutbah nikah ini adalah sunnah. Untuk pelaksanaannya boleh dilakukan oleh petugas nikah maupun orang lain yang ditunjuk untuk mewakilinya yang lebih memahami tentang khutbah nikah, misalnya seorang ustadz.

Dalam penyampaian khutbah nikah tidak perlu panjang lebar, meskipun singkat yang terpenting adalah sampai maknanya kepada yang mendengarkan. Terutama bagi kedua mempelai agar memperhatikan nasihat pernikahan yang disampaikan di dalam khutbah.

Nasihat Pernikahan

Nasihat yang ada dalam khutbah nikah umumnya tidak hanya berlaku bagi kedua mempelai saja, namun juga bagi orang-orang yang hadir dalam majlis akad tersebut yang telah berkeluarga.

Saat membangun rumah tangga terdapat tanggung jawab baru yang harus diemban. Pernikahan tidak akan selalu berjalan mulus seperti yang dibayangkan, akan selalu ada saja badai yang menghadang. Karena untuk menyatukan dua otak dua hati bukanlah hal yang mudah.

Pasangan yang kompak sekalipun akan menemukan perbedaan-perbedaan yang bisa memicu permasalahan. Tinggal bagaimana kedua mempelai mampu saling memahami dan melengkapi kekurangan masing-masing. Berikut beberapa nasihat pernikahan yang sering disampaikan di dalam khutbah nikah:

a. Saling mengingatkan untuk taat pada Allah SWT
b. Kompromi dan Komitmen Bersama
c. Jujur dan Terbuka

Kata Mutiara Pernikahan Selain Baraka Allahu Lakuma

Selain ucapan Baraka Allahu Lakuma, biasanya pengantin baru juga akan kebanjiran kata-kata mutiara pernikahan. Baik itu disampaikan lewat sebuah kartu, maupun menggunakan teknologi termutakhir lewat media sosial.

Anda bisa menemukan banyak sekali kata mutiara pernikahan yang bisa anda jadikan sebagai salah satu bentuk nasihat secara tidak langsung.

Selain itu, bagi anda yang masih merasa ragu untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan pasangan anda, kata mutiara pernikahan bisa dijadikan sebagai motivasi diri juga. Salah satu kata mutiara pamungkas adalah sebagai berikut:

“Menikahlah, kamu akan menjumpai banyak warna”

Ketika anda masih sendiri, hidup anda hanya akan berfokus pada diri sendiri. Dimana tidak akan banyak memiliki gejolak hidup yang hanya bisa dirasakan ketika anda menjalani sebuah pernikahan.

Meski banyak fakta ketika menikah maka permasalahan hidup juga menjadi berlipat, tapi sebenarnya sama saja karena anda tidak akan melaluinya sendirian namun bersama-sama dengan pasangan. Pernikahan memang bukan tentang hal yang indah-indah saja, namun juga sebanding dengan pahit yang harus dirasa.

Tapi justru ini yang akan menjadikan anda lebih kuat dari sebelumnya. Adalah bagaimana anda dapat mengatur diri dan keluarga anda untuk bisa bertahan dalam kehidupan rumah tangga tersebut. Pernikahan akan menjadikan diri anda menjadi pribadi yang lebih dewasa dan mengenal banyak warna.

Namun bukan bermaksud untuk menakut-nakuti, justru segala permasalahan yang akan dihadapi itu menjadi bumbu tersendiri pada kehidupan anda. Sebuah hubungan tanpa adanya pertengkaran sebenarnya justru tidak sehat bukan?

Karena tidak pernah ada pertukaran pendapat, pikiran, proses menyamakan persepsi, dan penguraian masalah. Maka anda tidak perlu kaget lagi jika menghadapi hal-hal tersebut nantinya.

Untuk itu sebelum menikah, maupun ketika sudah menikah anda harus terus belajar. Sebab menikah tak ubahnya seperti sekolah, banyak hal yang akan terus bisa dipelajari setiap harinya.

Doa Pernikahan Lainnya

Kita biasanya mendoakan pengantin dengan ungkapan seperti “Selamat menempuh hidup baru ya”, “Samara ya”, atau “Happy Married ya.. semoga langgeng sampai maut memisahkan”, “Barakallah ya..” dan masih banyak lagi ungkapan lainnya.

Dalam KBBI berkah adalah karunia Tuhan yang membawa kebaikan dalam hidup manusia, keberkahan dalam hidup manusia, keberkahan yaitu keberuntungan, kebahagiaan. Berkah artinya memiliki banyak kebaikan dan bersifat terus menerus.

Inilah doa terbaik yang diharapkan setiap pasangan, bukan tentang susah dan senangnya, tetapi sabar dan syukurnya, bukan miskin atau kayanya, tetapi jihad dan shadaqahnya. Karena berkah itu berarti tetap berada pada jalur yang benar dalam keadaan apapun.

Selain ucapan “Barakallahu lakuma wa baaraka ‘alaikuma wa jama’a bainakumaa fi khoir”, terdapat doa pernikahan lain yang dianjurkan untuk diucapkan kepada pengantin setelah menyantap makanan dalam menghadiri pernikahan, beberapa doa tersebut adalah:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ، وَارْحَمْهُمْ، وَبَاِرِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ

Ya Allah, ampunilah mereka, sayangilah mereka dan berkahilah mereka pada apa-apa yang engkau karuniakan kepada mereka.” (HR. Ahmad)

Di dalam riwayat lain, Imam Muslim meriwayatkan dengan lafadz:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ، وَاغْفِرْ لَهُم،ْ وَارْحَمْهُمْ

Ya Allah berkahilah apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka, ampunilah mereka dan sayangilah mereka.” (HR. Muslim).

Atau bisa juga dengan lafadz:

اَللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِي، وَاسْقِ مَنْ سَقَانِي

Ya Allah, berikanlah makan kepada orang yang memberi makan kepadaku, dan berikanlah minum kepada orang yang memberi minum kepadaku.” (HR. Abu Dawud).

Itu dia beberapa doa pernikahan yang bisa kita gunakan saat hendak mendoakan pasang pengantin. Semoga informasi seputar doa pernikahan ini bermanfaat.


Nah, panjang sekali penjabaran mengenai arti Baraka Allahu Lakuma kali ini. Karena memang membahas segala hal yang berkaitan dengan pernikahan akan banyak sisi dan tak ada habisnya. Seperti kata mutiara pernikahan di atas, pernikahan adalah kehidupan banyak warna.

Wallahu A’lam.

Leave a Comment