Doa Kafarah Ghibah | Penjelasan Kenapa Ghibah Itu Diharamkan

Doa Kafarah Ghibah – Pernahkah kamu bergunjing? Membicarakan hal-hal buruk atau aib orang lain di belakangnya? Perbuatan inilah yang dinamakan ghibah di dalam Islam.

Ghibah termasuk ke dalam perbuatan yang dilarang dan tergolong ke dalam salah satu dosa besar. Di dalam Al-Qur’an Allah dengan jelas mengharamkan umat muslim untuk membicarakan keburukan orang lain.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Hujurat: 12).

Meskipun hal yang kita bicarakan itu benar adanya berdasarkan fakta, tetap saja menjelek-jelekkan orang lain haram hukumnya.

Termasuk ke dalam dosa besar karena kita telah zalim dalam kaitannya dengan hak sesama manusia. Oleh karena itu Allah mengumpamakan ghibah dengan memakan daging saudara sendiri. Sangat menjijikkan bukan?


Penjelasan Ghibah Sebagai Dosa Besar


ibadah.co.id

Namun mengapa ghibah masih sering saja terjadi di antara kita. Seolah-olah kini ghibah bukanlah hal yang diharamkan melainkan dinanti-nantikan. Setiap adanya suatu perkumpulan, khususnya perkumpulan perempuan, isinya hanyalah membicarakan orang yang tidak ada di tempat.

Tahukah kamu ghibah juga merupakan sebagian dari maksiat, dan hukumannya sangat kejam. Manusia yang sering ghibah tidak akan dirahmati oleh Allah SWT. Na’udzubillah.

Ghibah bermula dari prasangka-prasangka yang akhirnya berujung pada menjelek-jelakkan. Kenapa ghibah digolongkan ke dalam dosa besar?

Jika kita tilik dari asal muasalnya, yaitu berupa prasangka kemudian menggunjingkan, sehingga menyebabkan nama orang yang digunjingkan tercoreng di mata yang lainnya.

Tak hanya itu, tidak ada orang yang mau aibnya diungkapkan ke tengah khalayak ramai. Apalagi menambah-nambahkan kebohongan di dalamnya. Misalnya saja kenyataan yang ada tentang si Fulan hanya sebatas “A” namun kita menambahkannya hingga menjadi “E”.

Kenapa Ghibah Haram

Doa Kafarah Ghibah

hijaz.id

كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

Artinya: “Setiap muslim dengan muslim yang lain adalah haram darahnya, hartanya, dan haram kehormatannya.” (HR. Muslim).

Perbuatan ghibah akan sangat merugikan orang yang bersangkutan. Merugikan orang lain yang tak pernah berbuat salah kepada kita sama saja dengan berbuat zalim kepadanya. Merampas haknya untuk hidup dengan baik-baik saja.

Efek dari ghibah sangatlah banyak, hingga bisa mengucilkan seseorang dari komunitasnya. Apalagi di zaman teknologi yang sudah serba canggih ini. Untuk berghibah tidak perlu harus mengadakan pertemuan, bisa dilakukan lewat ponsel pintar di aplikasi grup chat bersama.

Hal-hal tersebut sudah bisa menjelaskan kenapa ghibah diharamkan oleh Allah SWT, sebab merugikan orang lain. Lebih baik saat orang tersebut tak ada bicarakan saja kebaikan tentangnya, hal itu lebih baik untuk kemaslahatan diri sendiri dan orang banyak tentunya.

Lalu bagaimana jika kita sudah terlanjur dan pernah menjelekkan orang lain. Alhamdulillah saat ini sudah menyadari bahwa hal tersebut salah. Jangan berputus asa, barangsiapa yang mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali, maka Allah Maha Pemberi Ampunan.

Doa Kafarah Ghibah

Doa Kafarah Ghibah

liputan6.com

Jika ingin bertaubat dari dosa ghibah, maka kita harus meminta maaf kepada orang yang bersangkutan. Namun jika meminta maaf terasa sulit, maka kafarah ghibah adalah memintakan ampun untuk orang yang sudah kita gunjingkan.

 

Doa kafarah ghibah:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Artinya: “Ya Allah, ampunilah kami dan dia (orang yang digunjing).”

Doa yang singkat ini pasti cepat dihafal, sehingga tidak alasan bagi kita untuk menunda-nunda waktu bertaubat. Doa ini juga bisa dibaca kapan saja, lebih bagus lagi ditambahkan dengan doa-doa kebaikan untuk orang yang telah digunjingi.

Jangan pernah menganggap enteng dosa ghibah, yang terkadang sangat sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Ghibah dapat saja menghilangkan amal-amal kebaikan yang telah kita tabung sebelumnya. Jadi jagalah mata, telinga, dan mulut anda untuk selalu berdzikir dan beristighfar kepada Allah SWT.

Cara Bertobat dari Ghibah

voa-islam.com

Demi menyempurnakan taubat kita dari perbuatan ghibah, maka hal utama yang perlu dilakukan adalah meminta maaf kepada orang yang dighibahi. Pasti akan terasa sulit, namun jika ada peluang dan bertemu dengan orang tersebut, lakukanlah.

Setelah meminta maaf secara langsung, tugas kita berikutnya adalah mendoakannya. Namun jika untuk meminta maaf secara langsung dikira sulit, lebih seringlah dalam mendoakan orang tersebut khususnya memohonkan ampun baginya.

Sungguh Allah Maha Penyayang bukan? Dia tidak mempersulit hamba-Nya yang ingin bertaubat. Namun taubat dalam artian benar-benar tidak akan pernah mengulanginya lagi (taubat nasuha).

Sebagai gantinya, setiap ada perkumpulan maka sebarkanlah kebaikan orang yang sudah pernah kita ghibahi. Cara ini juga efektif dalam menghapuskan dosa ghibah yang sudah terlanjur dilakukan.


Perbanyak sedekah, puasa sunnah, jalin lebih banyak silaturrahmi dengan orang-orang sholeh/ sholehah, semoga perlahan-lahan bisa menambal amal-amal buruk yang telah kita perbuat selama ini. Aamiin.

Leave a Reply