Bacaan Doa Akhir Tahun, Terjemahan, dan Faedahnya

Doa Akhir Tahun – Pergantian tahun adalah momen yang identik dengan pesta kembang api. Hampir semua orang di belahan dunia ikut meramaikan dan menghiasi langit malam dengan berbagai cara. Ada yang menggelar acara di rumah bersama keluarga besar, ada pula yang senang mengunjungi keramaian di tengah kota.

Di Indonesia kita mengenal beberapa jenis penanggalan, diantaranya penanggalan Masehi, Hijriyah, penanggalan Jawa, dan penanggalan lainnya berdasarkan hitungan tertentu.

Secara umum dunia menerapkan Kalender Masehi sebagai penanggalan internasional, artinya dijadikan sebagai patokan bersama. Dimana penanggalan ini didasarkan pada masa peredaran bumi mengelilingi matahari.

Kalender Hijriah digunakan oleh umat Islam sebagai patokan penanggalan untuk menentukan hari-hari besar. Seperti jatuhnya awal dan akhir Ramadhan dan penetapan Idu Fitri. Penanggalan ini didasarkan pada perhitungan masa peredaran bumi mengelilingi bumi.


Tahun Baru Umat Islam (Hijriah)


leductin.com

Umat Islam juga merayakan tahun baru berdasarkan penanggalan Hijriah. Kita mengenal adanya tahun baru Islam yang jatuh tepat pada tanggal 1 Muharram. Tanggal ini ditetapkan sebagai hari libur nasional atau tanggal merah di Indonesia.

Islam memiliki cara tersendiri dalam menyambut awal dan akhir tahun. Bukan dengan mengadakan perayaan pesta kembang api, melainkan umat muslim dianjurkan untuk banyak-banyak beribadah dan mengamalkan bacaan doa awal atau akhir tahun.

Akhir tahun Hijriah ditutup pada hari ke-30 pada bulan Dzulhijjah. Beragam tradisi dan kebiasaan unik dilakukan berbeda-beda di setiap daerah. Salah satunya yang terbaik adalah dengan membaca doa akhir tahun sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

Meskipun beberapa sumber menyebutkan bahwa tidak perlu membaca doa awal maupun akhir tahun, karena tidak ada tuntunan secara khusus dari Rasulullah SAW. Namun, memanjatkan doa untuk mengakhiri dan memulai kembali kehidupan di tahun yang baru bukanlah hal yang salah.

Doa Akhir Tahun

Akhir tahun merupakan masa dimana kembalinya peredaran bulan atau bumi ke poros awalnya. Hal ini tentu saja sebagian dari fenomena kekuasaan Allah SWT, sehingga sudah sepantasnya kita bersyukur dan bertafakur atas Kekuasaan Allah Yang Maha Besar.

وَصَاَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ دَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ , اَلَّلهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَمَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَاَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلَمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُو بَتِى اِلَي اتَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْاَتِىْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَاءِنِّى اَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِى وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِى عَلَىْهِ الثَّوَابَ فَاَسْئَلُكَ اَلَّلهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَاذَاالْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّى وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِىْ مِنْكَ يَاكَرِيْمُ وصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِىِّ الْاُمِّىِّ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

Artinya:

Semoga rahmat dan salam tercurahkan kepada junjungan kami dan tuan kami, Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya.

Ya Allah, laranglah apapun yang telah kulakukan pada tahun ini, sedang aku tidak bertaubat darinya, dan Engkau tidak meridhainya, tidak melupakannya dan Engkau berbelas kasih kepadaku padahal engkau berkuasa untuk menghukumku, dan Engkau telah menyeru kepadaku agar bertaubat setelah aku berani berbuat durhaka kepada-Mu. Maka sesungguhnya sekarang aku memohon ampun kepada-Mu, ampunilah aku.

Apapun yang telah kulakukan pada tahun ini, dan telah Engkau janjikan pahalanya kepadaku, maka aku memohon kepada-Mu, Ya Allah, wahai yang Maha Mulia, wahai yang memiliki Kebesaran dan Kemuliaan, mohon Engkau menerimanya, dan janganlah Engkau putuskan harapanku kepada-Mu wahai Yang Maha Mulia.”

Doa akhir tahun berisikan permohonan ampun kepada Allah atas dosa-dosa yang telah kita perbuat selama satu tahun ke belakang. Berharap Allah meridhai segala hal yang telah kita lalui selama ini. demi menyongsong.

Kapan waktu yang tepat membaca doa akhir tahun? Yaitu menjelang malam pergantian tahun dianjurkan dibaca setelah shalat ashar hingga menjelang maghrib tiba.

Faedah dan Keutamaan Doa

Perbanyaklah bermunajat saat membaca doa tersebut, bisa ditambahkan dengan doa-doa lainnya. Semoga hajat yang masih belum terkabulkan segera diijabah oleh Allah SWT.

Doa menjadi sumber kekuatan umat muslim dalam menjalankan ibadah. Disaat berhadapan dengan kesulitan, maka panjatkanlah doa kepada Yang Maha Kuasa. Bahkan dalam keadaan bahagia sekalipun jangan lupa bersyukur lewat sebuah doa.

Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk rajin-rajin berdoa. Walau belum pasti kapan doa tersebut dikabulkan, jika tidak di dunia biarlah setiap doa yang dipanjatkan menjadi tabungan pahala di akhirat nanti.

Jangan lupa juga menambahkan doa sapu jagat di akhir penutup di setiap doa. Salah satu doa pamungkas yang selalu dibaca oleh Rasul adalah doa sapu jagat. Disebut sebagai doa sapu jagat karena mengandung makna yang ampuh di dalamnya. Berisikan permintaan kebaikan dan keselamatan hidup di dunia dan di akhirat nanti.

Menurut Ibn Katsir doa sapu jagat mengandung semua tindakan yang membawa kebaikan dan menjauhkan diri dari semua keburukan, baik itu keburukan di dunia maupun di akhirat.


Hidup itu berjalan, waktu terus berputar, usia terus bertambah, hingga jatah hidup kita di dunia ini juga berkurang. Uang habis bisa dicari, namun waktu yang pergi tidak akan pernah kembali. Untuk itu marilah manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin untuk menumpuk bekal hidup di akhirat nanti.

Leave a Comment