√ Bacaan Sujud Tilawah Shahih Beserta Dalilnya (Lengkap)

Bacaan Sujud Tilawah Shahih Beserta Dalilnya (Lengkap)

Sujud merupakan sebuah gerakan yang emnggambarkan pengabdian kita kepada Allah Sang Pencipta. Dimana gerakan tersebut kita sebagai hambaNya benar-benar merendahkan diri dihadapanNya.

Salah satu sujud yang biasa dilakukan umat muslim selain sujud dalam gerakan shalat, ialah sujud tilawah.


Bacaan Sujud Tilawah


Sesuai dengan namanya Sujud tilawah merupakan sujud yang dilakukan saat dibacakan atau membaca ayat-ayat sajdah.

Ayat-ayat sajdah di dalam Al Quran biasanya ditandai dengan tanda tertentu, misalnya terdapat kata-kata sujud, digarisbawahi, diberi warna berbeda, atau simbol sajadah (kubah).

Melakukan sujud tilawah hukumnya adalah sunnah. Para ulama juga berpendapat bahwa sujud tilawah merupakan amalan yang disyariatkan karena terdapat dalil yang berkaitan dengannya.

Berikut ini tuntunan mengenai sujud tilawah beserta bacaannya.


Dalil tentang Sujud Tilawah


Terdapat dalil yang menganjurkan kita untuk melakukan sujud tilawah saat mendengar ayat sajdah baik itu di dalam Al Quran maupun Hadits.

Di dalam Al Quran tepatnya dalam surat Al Insyiqaq ayat 20 – 21 dan Surah As Sajdah ayat 15 Allah telah memerintahkan kita untuk bersujud saat mendengar firmanNya.

فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَۙوَاِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْاٰنُ لَا يَسْجُدُوْنَ ۗ ۩

Mengapa mereka tidak mau beriman? Dan apabila Al quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud.” [QS. Al Insyiqaq: 20 -21]

اِنَّمَا يُؤْمِنُ بِاٰيٰتِنَا الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِّرُوْا بِهَا خَرُّوْا سُجَّدًا وَّسَبَّحُوْا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ ۩

Sesungguhnya orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya mereka bersujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya. Dan mereka tidak menyombongkan diri.” [QS. As Sajdah: 15]

Sebuah hadits dari Abu Hurairah bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Ketika anak Adam membaca ayat sajdah kemudian ia bersujud maka setan menyendiri dan menangis. Ia beerkata, “Celaka! Anak Adam diperintah untuk bersujud dan ia pun bersujud maka baginya surga. Dan aku telah diperintahkan untuk bersujud namun aku manolak maka bagiku neraka.”

Dari Ibnu Umar ra bahwasannya Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah membaca Al Quran yang didalamnya terdapat ayat sajdah. Kemudian saat itu beliau bersujud, dan kamipun ikut bersujud bersamanya sampai-sampai diantara kami tidak mendapati tempat karena posisi dahinya [HR Muslim]


Tata Cara Sujud Tilawah


Didalam shalat saat membaca atau dibacakan ayat sajdah maka dari posisi berdiri langsung bersujud dengan membaca takbir tanpa disertai rukuk.

Saat posisi sujud baca bacaan sujud tilawah kemudian berdiri kembali sambil mengucap takbir. Lalu boleh meneruskan bacaan kembali atau menyudahinya kemudian rukuk.

Ketika membaca tilawah Quran diluar shalat dan kebetulan membaca ayat sajdah langsung saja bersujud seperti gerakan sujud saat shalat. Bacaan sujudnya sama seperti bacaan sujud tilawah saat shalat.


Bacaan Sujud Tilawah


سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

“Sajada wajhiya lil ladzii khalaqahuu wa shawwarahuu wa syaqqa sam’ahuu wa basharahuu bi haulihii wa quwwatihii.”

Selain doa diatas ada doa lain yang juga bisa dibaca saat sujud tilawah

للَّهُمَّ اكْتُبْ لِي بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا، وَضَعْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا، وَاقْبَلْهَا مِنِّي، كَمَا قَبِلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَامُ

“Alllaahummaktub lii bihaa ‘indaka ajraa waj’alhaa lii ‘indaka dzukhran wa dha’a’annii bihaa wizran, waqbalhaa minnii kamaa qabiltahaa min ;abdika daawuda ‘alaihissalaam.”

اللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُسَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

“Allaahumma laka sajadtu wa bika aamantu wa laka aslamtu, sajada wajhii lilladzii khalaqahuu wa showwarohuu wa syaqqo sam’ahuu wa bashorohuu. Tabaarakallaahu ahsanul Kholiqiin.” [HR Muslim dari Ali bin Abi Thalib ra]

Doa-doa diatas telah disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitabnya yang berjudul Raudhatut Thaalibiin. Masih menurut Imam Nawawi saat sujud tilawah juga diperbolehkan untuk membaca bacaan yang biasa dipakai saat sujud, seperti:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى

“Subhaana rabbiyal a’laa.” [HR. Muslim dari Hudzaifah ra]

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى

“Subhaanaka Allaahumma robbanaa wa bi hamdika, allaahummagh firlii.” [HR Bukhari dan Muslim dari Aisyah ra]

Keyword: Bacaan Sujud Tilawah

Leave a Reply