Arti Astaghfirullahaladzim | Kalimat Taubat dengan Sejuta Keutamaan

Arti Astaghfirullahaladzim – Kalimat taubat ini memiliki banyak keistimewaan, salah satunya adalah penggugur dosa dalam taubat. Karena sejatinya manusia tidak pernah terlepas dari sifat khilaf. Tanpa disadari dalam sehari-hari mungkin banyak dosa yang telah kita perbuat.

Dosa bisa datang dari segala sumber, mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki kita mungkin saja sudah berbuat dosa. Mulai dari mata, hati, tangan, telinga, hingga kaki tak masing-masing ada saja perannya.

Islam menganjurkan agar kita senantiasa beristighfar, mengucap kalimat taubat “Astaghfirullahaladzim”. Dzikir singkat dengan banyak keutamaan ini ampuh untuk menggugurkan dosa-dosa yang bergelimang.


Arti Astaghfirullahaladzim dan Keutamaannya


islami.co

Arti Astaghfirullahaladzim secara bahasa adalah “aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung”. Kalimat ini dapat diucapkan kapanpun dan dimanapun kecuali saat berada di jamban. Sebuah riwayat menyebutkan jika Rasulullah SAW sering beristighfar 70-100 kali setiap harinya.

Dalam mengamalkan kalimat taubat ini, tak hanya dengan lisan. Akan tetapi juga diyakini dalam hati serta diwujudkan dalam bentuk perbuatan. Contohnya dengan menghindari hal-hal yang cenderung mendekati dosa.

Diusahakan pengamalan istighfar dalam kehidupan hanyalah untuk memohon ampun atas dosa-dosa kecil yang tidak sengaja kita lakukan.

Keutamaan dan Manfaat Kalimat Taubat

Pintu Rezeki

Dosa menjadi penghalang mengalirnya rezeki yang berkah dan cukup. Terkadang harta yang melimpah tidak menjamin hidup bahagia. Keberkahan dan ridha dari Allah SWT adalah kunci utama untuk meraih kelapangan dunia dan akhirat.

Agar dibukakan pintu rezeki seluas-luasnya oleh Allah, maka memohon ampunlah. Atas dosa-dosa besar maupun kecil, yang disengaja maupun tidak. Beristighfar lah, karena di balik istighfar tersebut terdapat pintu rahmat dari Allah SWT.

فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًا

Artinya: “Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun,” (QS. Nuh: 10)

يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا

Artinya: “niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,” (QS. Nuh: 11).

وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَارًا

Artinya: “dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 12).

Hujan merupakan salah satu rahmat terbesar dari Allah. lewat air hujan Allah menyuburkan berbagai jenis tanamn dan kebun yang dapat dimanfaatkan oleh umat manusia. Sebagai sumber sandang, pangan, dan papan.

Pintu Taubat

Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita bahwa dengan beristighfar kepada Allah dapat menggugurkan dosa dalam taubat. Tentu saja istighfar yang dipenuhi kesungguhan, dan bertekad dalam diri sendiri tidak akan pernah mengulangi lagi kesalahan yang sama.

Sesuai dengan artinya, mengucapkan kalimat taubat ini tidaklah sulit. Disaat khilaf dan melakukan kesalahan maka beristighfarlah, memohon ampun kepada Yang Maha Kuasa. Agar hati kita tetap di koridor Islam dan senantiasa bertawakkal kepada Allah SWT.

Mengusir Rasa Malas

Malas adalah pintu dari segala keburukan, bisa datang kepada siapa saja. Ketika malas sudah hinggap maka semua kegiatan akan terhalang, termasuk perihal beribadah. Salah satu obat untuk menghilangkan rasa malas adalah dengan rajin membaca kalimat taubat “Astaghfirullahaladzim”.

Setiap perbuatan kita tidak luput dari kesalahan yang mungkin tak disengaja. Kesalahan-kesalahan kecil terkadang menjadi penghalang dalam menjalankan ibadah.

Agar ibadah kita lancar dan diridhai Allah, sematkan kalimat taubat di setiap dzikir dan doamu. Sebelum berkeluh kesah tentang permasalahan kehidupan, mohon ampunlah terlebih dahulu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Pengasih.

Dimudahkan Segala Urusan

Saat jalanmu terasa buntu dan tak tahu arah, mintalah jalan keluarnya kepada Allah SWT. Allah tak menjanjikan langit selalu biru, siang tanpa hujan, dan kebahagiaan tanpa kesedihan. Namun Allah menjanjikan dalam setiap kesulitan akan selalu ada kemudahan dan hikmah di balik setiap cobaan.

Oleh karena itu perbanyaklah istighfar agar dimudahkan segala urusan kita. Dilancarkan setiap yang memulai usaha, dan yang paling utama diberkahi setiap rezeki yang diterima.

Paling minimal kalimat Astaghfirullahaladzim dibaca sebanyak tiga kali setiap selesai sholat. Jangan dianggap sepele, karena meskipun terkesan ringan namun ganjaran timbangannya sangat berat di yaumul hisab nanti.
Semoga kita semua termasuk ke dalam hamba-hamba yang senantiasa dilindungi Allah.


Aamiin Ya Rabbal ‘alamin.

Leave a Comment